Pohon Besar yang Tumbuh Sendirian
Agustus 03, 2025Pohon Besar yang Tumbuh Sendirian
Pada suatu hari yang dingin,
ketika angin berhembus kencang,
aku diterbangkan ke sebuah ladang kosong
yang hanya dihuni oleh ilalang tinggi.
Lalu hujan datang,
menghentikan langkah ini.
Di pinggir sebuah batu besar,
aku bersemayam,
dan waktu mengizinkanku
untuk tumbuh dengan lebatnya.
Di musim kemarau,
aku mengeluh atas panasnya sinar matahari—
melihat yang lain bermekaran
tanpa perlu merasa kepanasan.
Bayangan tubuhku menciptakan rindang bagi mereka,
sementara aku sendiri
berpeluh keringat.
Di musim lain pun demikian:
saat hujan, aku keberatan menahan beban air dari langit;
saat semi, tubuhku yang lebih dulu dipanen;
dan saat gugur, aku merasa diabaikan.
Begitu pula saat salju turun,
aku mengerang kedinginan.
Dan pertanyaan pun kembali timbul—
tentang aku,
si pohon besar
yang tumbuh sendirian
di tengah ladang ilalang.
Haruskah aku selalu menjadi tempat bergantung?
Aku masih berharap
akan hadirnya pohon besar lainnya.
Bukan untuk berteduh dari ganasnya cuaca,
aku hanya ingin bersandar,
sebentar saja.
Dan jika akhir hayatku
akan segera datang,
aku berharap sakit ini akan sirna—
bukan karena kekuatanku,
bukan pula karena cuaca
yang tak lagi membebani.
Aku hanya ingin menua
dan melihat sebuah pohon besar lainnya
bersemi dan bermekaran—
memberikanku kekuatan.

0 Comments