Mobil Buruk yang Kau Gunakan untuk Melahap Hidup Di antara jalan-jalan panjang menuju kematian lampu-lampu jalan beriman kepada kegelapa...
Mobil Buruk yang Kau Gunakan untuk Melahap Hidup
Di antara jalan-jalan panjang menuju kematian
lampu-lampu jalan beriman kepada kegelapan
juga dengan debu-debu di jalan gelap yang hanya sedikit tersentuh cahaya lampu
Saat nasib memaksamu untuk menelan gumpalan aspal yang kau lalui sendiri
Apakah takdir akan memberikan kesempatan untuk membuat setiap pengendaranya mengucap syukur?
Lantas bagaimana dengan cahaya lampu yang tak benar-benar sampai ke permukaan jalan
dan membuatmu terjatuh ke dalam bahaya kematian?
tapi ini bukan tentang bagaimana mobilmu dapat sampai dengan selamat walau berjalan di atas aspal yang rusak dan minim pencahayaan
ini tentang bagaimana sikapmu dalam menyikapi debu-debu jalan dan gumpalan aspal sebagai bagian dari nasib atas takdir mobil burukmu yang sudah hancur sebelum kau benar-benar dimatikan.
Mobil Buruk yang Kau Gunakan untuk Melahap Hidup Di antara jalan-jalan panjang menuju kematian lampu-lampu jalan beriman kepada kegelapa...
Aku adalah Afif, atau siapapun itu. Aku adalah apapun, terserah inginmu.
Get an email of every new post! We'll never share your address.
Pintu Masuk tempat segala tangan yang beriman mengetuk. Menyayat awan-awan itu, yang terbang di atas tengkorak kepalamu, menguapkan har...