Kupu-Kupu di Luar Angkasa Jarak antara bumi dan nirwana dibatasi logika manusia dan saat kau dilahirkan, kau diberikan kebebasan untuk ber...
Bait Sembilan: Berjalan Masing-Masing
Suara kayu bergesekkan di dalam hutan kini lebih berisik daripada doa-doaku sendiri
"Ah, rupanya kita sudah mulai dapat berjalan masing-masing."
Namun, kekeliruan tak lagi diberi tempat. Meskipun di puncak gunung masih banyak tanah lapang
mereka tidak akan membiarkan dirimu sendiri. Mungkin karena kamu di sayang, atau hanya karena puisi ini masih rutin dibacakan
langkah kaki mengantarkan tubuh jauh dari peradaban
serta lamunanku, yang terus menguras logika dan memakan usia
diriku yang lain bilang bahwa kita sudah mulai dapat berjalan masing-masing,
tapi ternyata tidak
tubuh ini sepertinya sudah terbawa jauh ke dalam pedesaan
tak mengharapkan apapun, sekadar hidup hari ini tanpa banyak basa-basi
tapi hal tersebut kembali tak berlaku di dalam mimpi, aku menemuimu sekali lagi
barangkali kita belum terlalu dewasa untuk berjalan masing-masing.
Bait Sembilan: Berjalan Masing-Masing Suara kayu bergesekkan di dalam hutan kini lebih berisik daripada doa-doaku sendiri "Ah, rupanya...