Kopi Melawan Kasur, Sprei, AC, Bulan, dan Matahari Alarm kembali berbunyi, katanya pukul sembilan pagi kau menebak, saat kau membuka tir...
Kopi Melawan Kasur, Sprei, AC, Bulan, dan Matahari
kau menebak, saat kau membuka tirai makanan, kau hanya menemukan sisa kopi semalam
di luar, matahari rupanya enggan menyembul
"Masih malam," katanya
bulan kini lebih berkuasa, ia muncul delapan belas jam sehari
ia bersekongkol dengan matahari, kasur, sprei, dan AC berprogram dua puluh derajat di pukul enam pagi
seseorang telah patah hati, patah kaki, dan patah ideologi
"Mereka harus membantunya tidur," katanya
di lain sisi, kopi di gelas tadi telah menjadi biji. Lalu tumbuh menjadi pohon kopi, dan bukan ceri, dong!
"Aku harus memperbanyak diri. Tuanku butuh lima gelas kopi sehari untuk melawan kasur, sprei, AC, bulan, dan matahari."
Kopi Melawan Kasur, Sprei, AC, Bulan, dan Matahari Alarm kembali berbunyi, katanya pukul sembilan pagi kau menebak, saat kau membuka tir...
Aku adalah Afif, atau siapapun itu. Aku adalah apapun, terserah inginmu.
Get an email of every new post! We'll never share your address.
Pintu Masuk tempat segala tangan yang beriman mengetuk. Menyayat awan-awan itu, yang terbang di atas tengkorak kepalamu, menguapkan har...