Akulah yang Pertama Sadar, Aku Tidak Pernah Memiliki Apapun Aku menyukai makanan mewah, minuman mahal, dan tempat-tempat indah—namun aku t...
Akulah yang Pertama Sadar, Aku Tidak Pernah Memiliki Apapun
Aku menyukai makanan mewah,
minuman mahal,
dan tempat-tempat indah—namun aku tidak mencintainya.
Aku lebih mencintai yang tak tergapai.
Jika kau bertanya apa yang kucintai:
hal-hal indah
yang menjadi sia-sia
bila dimiliki seorang diri.
Aku mencintai masa lalu sebelum aku dilahirkan.
Aku mencintai hidup di negeri yang bukan rumahku.
Aku mencintai bintang yang pertama bersinar jutaan kilometer di atas sana.
Dan bila kau bertanya
apakah aku mampu mencintai sesuatu yang dapat kumiliki,
jawabannya: tidak.
Sebab yang bisa disukai selalu mudah digapai—oleh siapa pun.
Pada akhirnya, aku mencintai yang tak bertuan,
yang tampaknya takkan pernah bisa dimiliki.
Karena sejak awal aku telah sadar:
aku tidak pernah memiliki apa pun.
Dan jika kau mencari seseorang yang mencintai sesuatu yang indah tapi tak "berharga"
maka akulah orangnya.
Akulah yang Pertama Sadar, Aku Tidak Pernah Memiliki Apapun Aku menyukai makanan mewah, minuman mahal, dan tempat-tempat indah—namun aku t...
Aku adalah Afif, atau siapapun itu. Aku adalah apapun, terserah inginmu.
Get an email of every new post! We'll never share your address.
Pintu Masuk tempat segala tangan yang beriman mengetuk. Menyayat awan-awan itu, yang terbang di atas tengkorak kepalamu, menguapkan har...