, , , , , , , , , , , , , , , ,

Bait Sembilan: Berjalan Masing-Masing

Mei 03, 2024




Bait Sembilan: Berjalan Masing-Masing

Suara kayu bergesekkan di dalam hutan kini lebih berisik daripada doa-doaku sendiri

"Ah, rupanya kita sudah mulai dapat berjalan masing-masing."

Namun, kekeliruan tak lagi diberi tempat. Meskipun di puncak gunung masih banyak tanah lapang

mereka tidak akan membiarkan dirimu sendiri. Mungkin karena kamu di sayang, atau hanya karena puisi ini masih rutin dibacakan

 

langkah kaki mengantarkan tubuh jauh dari peradaban

serta lamunanku, yang terus menguras logika dan memakan usia

diriku yang lain bilang bahwa kita sudah mulai dapat berjalan masing-masing, 

tapi ternyata tidak


tubuh ini sepertinya sudah terbawa jauh ke dalam pedesaan

tak mengharapkan apapun, sekadar hidup hari ini tanpa banyak basa-basi

tapi hal tersebut kembali tak berlaku di dalam mimpi, aku menemuimu sekali lagi

barangkali kita belum terlalu dewasa untuk berjalan masing-masing.





Hatimu Mungkin Butuh Ini

0 Comments

SUBSCRIBE NEWSLETTER

Get an email of every new post! We'll never share your address.

Popular Posts

Awal Cerita

Pintu Masuk

  Pintu Masuk tempat segala tangan yang beriman mengetuk. Menyayat awan-awan itu, yang terbang di atas tengkorak kepalamu, menguapkan har...