, , ,

Terbunuhnya Anak-Anak

April 02, 2024


 

Terbunuhnya Anak-Anak

Setiap akhir melahirkan kesedihan yang berbeda-beda

ia hidup di dalam pengharapan, yang setiap harinya membunuh anak-anak

dan ketika hasrat tak lagi mendapat pengakuan, aku menyemangati diriku dengan berpikir bahwa semuanya benar


mungkin saja di benak kita terbesit suatu pertanyaan:

tentang ajal yang ditunda, tentang kelahiran yang dipercepat.

Tapi ini bukan tentang bernapas, makan, minum, atau membelah diri

tetapi tentang perpanjangan kekuasaan, tentang membunuh ketidaksanggupan


lagi, seorang anak kembali terpenggal oleh penderitaan orang tua yang telah lama memohon pengampunan

juga tentang pribadi yang merasa mengalah adalah satu-satunya pilihan

biarkan melainkan menjelma kemunafikan, dan terpatri dalam nurani yang berlari menghindari mimpi

Hatimu Mungkin Butuh Ini

0 Comments

SUBSCRIBE NEWSLETTER

Get an email of every new post! We'll never share your address.

Popular Posts

Awal Cerita

Pintu Masuk

  Pintu Masuk tempat segala tangan yang beriman mengetuk. Menyayat awan-awan itu, yang terbang di atas tengkorak kepalamu, menguapkan har...