Dua Puluh Tujuh Hari Lagi
Januari 26, 2025Dua Puluh Tujuh Hari Lagi
Waktu tersisa dua puluh tujuh hari
dan akan terus dikurangi, bahkan saat puisi ini tengah ditulis
sementara sisa baterai di device ini kurang dari sepuluh persen
tetapi ketikan ini sudah berada di titik nadir, sudah buntu
apa yang harus aku lakukan?
Segala hal telah aku berikan
apakah harus kuperhitungkan satu demi satu?
Barangkali jangan, bukankah cinta tidak untuk ditransaksikan?
Waktu tersisa dua puluh hari, lagi
sisa umurku dalam menghidupi impian-impian yang masih sangat jauh dari harapan
keajaiban, aku berharap keajaiban datang memelukku
aku berharap keajaiban datang dalam dua puluh tujuh hari
jikalau keajaiban tidak dikehendaki
biarlah aku mati ditubuh yang masih tampak hidup ini
biarlah neraka menantiku diujung perjalanan berikutnya
biarlah Tuhan menuntutku akan hal lain yang segera aku jalani
sisa umurku tinggal dua puluh tujuh hari
semoga Tuhan mengizinkanku hidup kembali
semoga pemakamanku tertunda beberapa hari lagi

0 Comments