, , , , , , , , , , ,

Bukankah Lebih Baik Menjadi Nyamuk?

September 24, 2025

 


Bukankah Lebih Baik Menjadi Nyamuk?

Di antara malam yang gelap,
digelapkan lagi oleh bayang tubuh,
mereka beterbangan, mencari lahan
hanya untuk bertahan hidup.

Tak ingin kaya, tak ingin mapan,
hanya ingin makan.

Baru saja ia menggali sumur,
petir menyambar,
membunuhnya.

Begitulah riwayat nyamuk
yang sekadar berusaha hidup.

Lalu bagaimana dengan manusia?
Adakah pekerjaan yang lebih berbahaya
daripada menjadi nyamuk?
Rasanya tidak ada.

Maka, apa yang perlu ditakuti
dari menjadi manusia?

Nyamuk terlambat sedikit—
maut menantinya.
Manusia tidak lebih berisiko,
namun entah mengapa lebih menyakitkan.

Bukankah mati kelaparan
berarti telah sekarat sejak lama?

Pilihlah:
menjadi nyamuk,
menjadi manusia,
atau tidak menjadi apa-apa.

Bukankah tidak menjadi apa-apa
berarti tidak akan mengapa-ngapa?

Hatimu Mungkin Butuh Ini

0 Comments

SUBSCRIBE NEWSLETTER

Get an email of every new post! We'll never share your address.

Popular Posts

Awal Cerita

Pintu Masuk

  Pintu Masuk tempat segala tangan yang beriman mengetuk. Menyayat awan-awan itu, yang terbang di atas tengkorak kepalamu, menguapkan har...