Di Kota, Hanya Ada Sedikit Manusia
Januari 11, 2024Di Kota, Hanya Ada Sedikit Manusia
Bagaimana bisa kau mengaku menjadi manusia
jika lakumu tiada maksud, arti, dan bermuara pada bahagia
jika kau bilang bahwa ihwalmu adalah tertuju pada lapang dada, lantas mengapa gelagatmu dikuasai nafsu nestapa?
Lalu ketika tuju mu menjadi tiada, kau menyuarakan kebenaran yang kau anggap telah kau lakukan?
Pagi di kota, di tengah-tengah kerumunan orang yang mengaku manusia
binatang berkaki dua, berlaku binal, berjibaku di antara erotisme dunia itu masih bisa bercanda,
"Aku mengenal Aku, Aku tahu akan ke mana Aku pergi."
Penipu, kau telah menipu dirimu sendiri, teman
badai mana lagi yang akan kau ajak berkelahi?
Hujan imajinasi mana lagi yang akan kau tekuni?
Aku tahu kau menipu dirimu, aku ingin kau menyadarinya. Sebelum kau benar-benar merugi, ketahuilah itu
saat ini kau bukan manusia, kau hanyalah calon enyah yang menunggu giliran unttuk diakui si pengaku manusia lainnya
berhenti di sini, bantu aku untuk tetap melestarikan akal manusia di tengah lautan ambisi yang kau sebut kota bahagia
0 Comments