Ke Mana si Adil Pergi?
Agustus 07, 2023Ke Mana si Adil Pergi?
Hari ini kembali kita tutup dengan pembelajaran,
"Kebahagiaan yang hadir, datang dari setiap keikhlasan."
Kehadiran kebahagiaan tidak pernah berpaling dari ketidakadilan yang diterima dengan lapang dada
biarlah kemarau dilihat orang banyak. Biarlah sumber air itu tertutup tanpa pernah terlihat
aku kembali bercakap dengan Sang Guru:
wahai esok, telah kuselesaikan hari ini, meskipun tidak sesempurna perintahmu.
Biarlah ia mengoreksi dengan menunda imbalan yang seharusnya kita terima
biarlah kita menjadi apa yang ia minta
mungkin, pertanyaan terkait ketidakadilan-Nya masih berputar-putar di rumah masing-masing
biarlah, bukan urusan kita, kita harus berhenti mencampuri urusan-Nya
tiada yang lebih baik dari skenario hari ini:
skenario yang terlihat timpang di mata pendosa, dan mungkin sempurna di mata sang pencipta.

0 Comments