Kelas yang Kosong, Di Atap Riuh yang Penuh
Maret 16, 2023Kelas yang Kosong, di Atap Riuh yang Penuh
Pintu-pintu terbuka,
menyambut satu-dua kabar hari ini.
Baik atau buruk, mereka tak peduli.
Mereka terbiasa untuk diselami.
Ketabuan mengubah kebisuan
menjadi kebisingan yang tak mampu tertuangkan.
Rindu—
rindu pada bunyi engsel pintu,
rindu pada derap langkah kakimu dan kakiku.
Sepi hilir angin
lebih berisik daripada pagi hari itu.
Kau yang dingin di mata
merangsak masuk ke tubuh kikukku.
Sampai di mana perjalanan kita kemarin?
Ke mana perjalanan ini kau tuju?
Kelas yang kosong tak menjawab,
atap yang riuh tertawa gaduh.
Tanpa kekosongan, seseorang tak dapat memulai sesuatu.
Tanpa rindu, seseorang tak dapat mengakhiri kebencian yang palsu.

0 Comments